Kamis, 03 April 2014

Pertemuan 6





TRIGGER



Trigger merupakan sebuah kode prosedural yang akan secara otomatis dipicu oleh sebuah event atau kejadian pada suatu tabel. Triger di gunakan untuk pemprosesan kondisi statement DML (Data Manipulation Language) seperti INSERT, UPDATE, dan DELETE.Trigger tidak dapat di  gunakan dalam statement SELECT.

Rabu, 26 Maret 2014

Pertemuan 5



Stored Procedure
kumpulan dari perintah-perintah SQL yang telah dicompile yang bisa diakses secara langsung oleh SQL Server dan aplikasi client. Sama seperti FUNCTION dan database object lainnya, pembuatan SProc menggunakan CREATE PROCEDURE, untuk
pengubahannya menggunakan ALTER PROCEDURE, dan untuk penghapusannya menggunakan DROP PROCEDURE.

Kamis, 20 Maret 2014

pertemuan 4

Function

PL/SQL Function sama seperti procedure kecuali bahwa function dapat mengembalikan value.
Standalone function di buat menggunakan CREATE FUNCTION statement. Contoh Syntax yang sederhana seperti berikut :

CREATE [OR REPLACE] FUNCTION function_name
[(parameter_name [IN | OUT | IN OUT] type [, ...])]
RETURN return_datatype
{IS | AS}
BEGIN
   < function_body >
END [function_name];
CURSOR


Sebuah query mengembalikan sekumpulan baris yang biasa disebut sebagai resultset. Cursor merupakan sebuah pointer yang dipakai untuk menunjuk posisi tertentu (baris) dalam sebuah resultset. Jadi kita bisa menggunakan Cursor untuk berjalan-jalan dalam resultset, mengambil datanya, dan kemudian memprosesnya

Alur Cursor

1. Declare Cursor
    Deklarasi Cursor (DECLARE) Pendeklarasian CURSOR menspesifikasikan nama CURSOR dan perintah SELECT yang dipakai dalam CURSOR tersebut. Declare <nama cusrsor> cursor for<perintah select>;
     2. Open
Dengan membuka CURSOR, kita menjalankan <perintahSELECT> dalam CURSOR dan menempatkan  CURSOR pada posisi pertama dari hasil Open<nama cursor>;
     3. Fetch
          Mengambil baris dalam Cursor (FETCH) Setiap proses ini, mengambil baris selanjutnya dalam hasil SELECT Fetch next from <nama cursor> into <target list>
     4. While
        <Target list> merupakan variable yang dipakai untuk menyimpan masing-masing kolom dalam SELECT.  Untuk melakukan perjalanan, kita harus menggunakan perulangan. Dalam WHILE inilah dilakukan pengecekan apakah Cursor empty atau tidak.
         While @@fetch_status=0
                                Begin
                                .....
                                END;
     5. Close
              Menutup CURSOR dan menghapus pemakaian sumber daya sistem.
         Close <nama cursor>
         Dellocate <nama cursor>

Contoh Cursor

          DECLARE @kdbrg_masuk char(10)
         DECLARE @qty_masuk char(10)
      
            DECLARE TC CURSOR For
SELECT kd_brg,qty from barang_masuk

               OPEN TC
               FETCH FROM TC INTO @kdbrg_masuk,@qty_masuk
               WHILE @@FETCH_STATUS = 0
                   BEGIN
                        UPDATE STOK_BARANG SET qty_in = @qty_masuk,
                        qty_akhir = qty_akhir + @qty_masuk
                        WHERE kd_brg = @kdbrg_masuk

                        FETCH NEXT FROM TC INTO @kdbrg_masuk,@qty_masuk
                END
             CLOSE TC
             DEALLOCATE TC
.
 

Kamis, 06 Maret 2014

RESUME

Query Block adalah unit dasar dari SQL yang beroperasi pada tabel atau hasil query lain dengan melakukan operasi bergabung, pengelompokan, proyeksi, atau pemilihan. Hasil query block adalah tabel yang dikenal sebagai tabel diturunkan.

Query block memiliki koseptual yang diproses dalam urutan sebagai berikut :
                - klausa FROM
                - klausa WHERE
                - klausa GROUP BY
                - klausa HAVING
                - klausa SELECT
                - klausa ORDER BY

PL/SQL (Procedural Language/Structured Query Language) merupakan sebuah penggabungan antara bahasa pemrograman prosedural (PL) dan SQL syntax. PL/SQL membentuk pemrograman terstruktur dalam memproses data. 

u  Bagian Judul (Header) : Bagian ini hanya digunakan jika PL/SQL diberikan nama,misalnya untuk prosedur atau fungsi. Bagian ini berisi nama blok,daftar parameter, dan pengembalian hasil (return) jika blok adalahfungsi.
u  Bagian Deklarasi (declaration) : Bagian ini untuk membuat deklarasi mengenai semua variable dan konstanta yang direferensikan dalam pernyataan PL/SQL. Bagian deklarasi ini dimulai dengan perintah DECLARE. Jika tidak ada variable atau konstanta yang ingin dideklarasikan bagian ini boleh dihilangkan, bersifat optional.
u  Bagian Eksekusi (Execution) : Bagian ini memuat pernyataan-pernyataan PL/SQL yang akan ditulis. Bagian eksekusi ini harus dimulai dengan perintah BEGIN.
u  Bagian Perkecualian (Exception) : Bagian ini memuat cara menangani kesalahan-kesalahan (error) pada waktu eksekusi program PL/SQL, bersifat optional. Jika program tidak memuat cara menangani kesalahan, bagian ini boleh dihilangkan.Setiap pernyataan PL/SQL harus diakhiri dengan tanda titik koma(;) dan semua program PL/SQL harus diakhiri dengan perintah END.

Logic in database programming 

Logika dalam pemrograman database sangat dibutuhkan karena agar database yang akan dibuat akan lebih efektif dan efisien dan agar dapat dikembangkan dan menjadi lebih sempurna.


Program database adalah program yang dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas bisnis tertentu seperti sistem pemesanan barang, sistem penggajian, sistem akuntansi, dll.

Kamis, 27 Februari 2014



SELECT
Salah satu syntax yang paling penting dalam SQL adalah selectSelect berfungsi untuk menampilkan data-data pada tabel-tabel yang terdapat dalam database. Di sinilah terdapat banyak perbedaan antara SQL biasa dan SQL Oracle. Oracle banyak sekali meringkas syntax-syntax menjadi lebih sederhana walaupun sebenarnya oracle juga tetap memerima SQL strandar.

syntax :

SELECT column_name(s)
FROM table_name

Atau

SELECT * FROM table_name

Contoh 1:

SELECT nama,email FROM bukutamu
Contoh 2:
SELECT * FROM bukutamu

refrensi :
Catatan Pribadi