Kamis, 03 April 2014

Pertemuan 6





TRIGGER



Trigger merupakan sebuah kode prosedural yang akan secara otomatis dipicu oleh sebuah event atau kejadian pada suatu tabel. Triger di gunakan untuk pemprosesan kondisi statement DML (Data Manipulation Language) seperti INSERT, UPDATE, dan DELETE.Trigger tidak dapat di  gunakan dalam statement SELECT.




       Terdapat  3 kejadian yang dapat menyebapkan triger terpicu :
         INSERT Trigger di jalankan ketika data baru di input.
     — UPDATE Trigger dijalankan ketika ada data yang di ubah
        DELETE Triger dijalankan ketika ada data yang di hapus
  
Alur Proses Trigger

                       


Syntax Trigger

 



Penjelasan Syntax

CREATE TRIGGER trigger_name : membuat trigger dan memberikan nama pada trigger
ON {table | view} : Apakah tabel atau view yang memicu dieksekusi dan kadang-kadang disebut tabel pemicu atau trigger tampilan. Menentukan nama pemilik tabel atau tampilan adalah opsional. Sebuah view dapat direferensikan hanya oleh INSTEAD OF trigger.

  WITH ENCRYPTION : Menunjukkan bahwa SQL Server akan mengubah teks asli dari pernyataan CREATE TRIGGER ke format dikaburkan / dienkripsi.

  {FOR|AFTER|INSTEAD OF}
  AFTER Menentukan bahwa pemicu yang ditembakkan hanya bila semua operasi yang ditentukan dalam pernyataan SQL memicu telah dilaksanakan dengan sukses.
  AFTER adalah default, jika FOR adalah satu-satunya kata kunci yang ditentukan.
  INSTEAD OF Menentukan bahwa pemicu yang dieksekusi bukan pernyataan SQL trigger, sehingga mengesampingkan tindakan dari trigger statements.

  {INSERT|UPDATE|DELETE} Adalah kata kunci yang menentukan laporan modifikasi data, ketika dicoba terhadap tabel atau view, mengaktifkan trigger. Setidaknya satu pilihan harus ditentukan. Setiap kombinasi ini dalam urutan apapun diperbolehkan dalam definisi trigger. Jika lebih dari satu pilihan yang ditentukan, pisahkan  pilihan dengan koma.

WITH APPEND Menentukan bahwa memicu tambahan jenis yang ada harus ditambahkan.
NOT FOR REPLICATION Menunjukkan bahwa pemicu tidak boleh dijalankan ketika proses replikasi memodifikasi tabel yang terlibat dalam trigger.
  AS Adalah tindakan yang akan di lakukan pemicu.
  Mulai setelah ‘AS’ sql_statement bisa di taruh.
  Biasa nya di bantu dengan menggunakan awalan BEGIN dan akhiran END
  Di dalam contoh setelah AS di masukan ql_statements yang di contohkan oleh IF UPDATE

Menghapus Trigger

{trigger} = nama trigger yang ingin di hapus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar